Pengantar Telematika

Thursday, October 13, 2011

Tulisan kali ini tentang tugas mata kuliah Pengantar Telematika.
Berikut pertanyaan yang akan dibahas dalam tulisan ini.

1. Jelaskan secara lengkap tentang Telematika
2. Jelaskan bidang ilmu yang mendasari Telematika
3. Bidang apa saja yang memanfaatkan Telematika
4. Perangkat apa saja yang dibutuhkan dalam Telematika
5. Apa keuntungan dan kerugian dari Telematika

Nah, berikut ini jawaban atas pertanyaan-pertanyaan di atas.


1. TELEMATIKA

Kata TELEMATIKA berasal dari bahasa Perancis "TELEMATIQUE" yang merujuk pada bertemunya sistem jaringan komunikasi dengan teknologi informasi. Kata ini diperkenalkan pertama kali oleh Simon Nora dan Alain Minc pada tahun 1978 dalam bukunya yang berjudul “L’informatisation de la Societe”.

TELEMATIKA merupakan singkatan dari Telekomunikasi dan Informatika (Wikipedia.org). Istilah TELEMATIKA sering dipakai dalam berbagai bidang, misalnya:
- ICT (Information and Communications Technology) atau Teknologi Komunikasi dan Informatika, merupakan integrasi antara sistem telekomunikasi dan informatika.
Yaitu ilmu yang berkaitan dengan pengiriman, penerimaan dan penyimpanan informasi dengan menggunakan peralatan telekomunikasi.
- Dalam bidang teknologi sistem navigasi/penempatan global atau GPS (Global Positioning System), yang merupakan bagian integral dari komputer dan teknologi komunikasi berpindah (mobile communication technology).
- Dipakai dalam bidang kendaraan dan lalu lintas (road vehicles and vehicle telematics).
- Dalam bidang hukum, istilah TELEMATIKA adalah perkembangan sistem elektronik berbasis digital antara teknologi informasi dan media yang awalnya masing-masing berkembang secara terpisah.

Para praktisi menyatakan bahwa TELEMATICS adalah singkatan dari "TELECOMMUNICATION and INFORMATICS" sebagai wujud dari perpaduan konsep Computing and Communication. Istilah Telematics juga dikenal sebagai “the new hybrid technology” yang lahir karena perkembangan teknologi digital. Perkembangan ini memicu perkembangan teknologi telekomunikasi dan informatika menjadi semakin terpadu atau populer dengan istilah “konvergensi”. Semula media masih belum menjadi bagian integral dari isu konvergensi teknologi informasi dan komunikasi pada saat itu. Belakangan baru disadari bahwa penggunaan sistem komputer dan sistem komunikasi ternyata juga menghadirkan media komunikasi baru.

Lebih jauh lagi istilah TELEMATIKA kemudian merujuk pada perkembangan konvergensi antara teknologi TELEKOMUNIKASI, MEDIA dan INFORMATIKA yang semula masing-masing berkembang secara terpisah. Konvergensi TELEMATIKA kemudian dipahami sebagai sistem elektronik berbasiskan teknologi digital. Dalam perkembangannya istilah media dalam TELEMATIKA berkembang menjadi wacana MULTIMEDIA. Hal ini sedikit membingungkan masyarakat, karena istilah Multimedia semula hanya merujuk pada kemampuan sistem komputer untuk mengolah informasi dalam berbagai medium.

2. BIDANG ILMU YANG MENDASARI TELEMATIKA

Bidang ilmu yang mendasari telematika antara lain:
- Telekomunikasi

Telekomunikasi adalah teknik pengiriman atau penyampaian informasi dari suatu tempat ke tempat lain. Dibedakan atas 3 macam:
1. Komunikasi Satu Arah (Simplex)
2. Komunikasi Dua Arah (Duplex)
3. Komunikasi Semi Dua Arah (Half Duplex)

- Informatika

Informatika adalah disiplin ilmu yang mempelajari transformasi fakta berlambang yaitu data maupun informasi pada mesin berbasis komputasi. Secara umum informatika mempelajari struktur, sifat, dan interaksi dari beberapa sistem yang dipakai untuk mengumpulkan data, memproses dan menyimpan hasil pemrosesan data, serta menampilkannya dalam bentuk informasi.

3. BIDANG YANG MEMANFAATKAN TELEMATIKA

Bidang yang memanfaatkan telematika antara lain:
E-Government

E-government digunakan untuk administrasi pemerintahan secara elektronik. Contoh riil dari program ini adalah adanya badan yang secara khusus mengurus hal – hal berkaitan dengan telematika yaitu Tim Koordinasi Telematika Indonesia (TKTI). Tim ini bertugas untuk mengkoordinasikan perencanaan dan mempelopori kegiatan dalam rangka meningkatkan perkembangan dan pendayagunaan telematika di Indonesia. Salah satu target dari tim ini adalah pelaksanaan sistem pemerintahan secara online dalam bentuk situs di internet. Sehingga dengan adanya situs ini, pemerintah dapat menjalankan fungsinya via internet dan memberikan pelayanan yang transparan serta mudah diakses oleh masyarakat luas.

• E-Commerce

Prinsip dasar e-commerce adalah proses jual beli yang dilakukan secara elektronik melalui internet. Proses jual beli yang dimaksud meliputi pemasangan iklan, melakukan pemesanan barang, melakukan pembayaran, sampai mengirim dokumen klaim. Karena e-commerce dapat diakses secara luas di seluruh dunia, maka proses jual beli pun terasa mudah sebab sudah tidak bergantung pada ruang dan waktu. Siapapun dapat membeli barang yang dijual di negara manapun dan kapanpun.

• E-Learning

E-learning merupakan contoh dari berkembangnya dunia pendidikan dari cara konvensional (tatap muka di kelas) ke cara yang lebih terbuka melalui internet. Hal ini dapat terjadi karena adanya teknologi telematika yang dapat menghubungkan pengajar dengan muridnya. Kegiatan seperti memberikan materi belajar, melakukan ujian, mengirim tugas, mengecek nilai dapat dilakukan secara elektronik. Perkembangan e-learning didukung dengan banyaknya web bernuansa pendidikan yang dibangun sehingga memudahkan pengaksesan pendidikan oleh siapapun yang ingin belajar tanpa dibatasi oleh umur dan gender.

• E-Research
• E-Medicine
• Penggunaan GPS, Teleconference dan sistem 3G yang banyak dikembangkan pada telepon seluler.

4. PERANGKAT YANG DIBUTUHKAN DALAM TELEMATIKA

Interface dalam telematika meliputi banyak hal, misalnya:

Aplikasi video conference.
Teknologi yang digunakan untuk layanan video conference komersial pada awalnya dikembangkan di atas platform ISDN (Integrated Switch Digital Network) dengan standar H.320. Perangkat-perangkat lainnya seperti : LCD Proyektor 7 9, Printer LazerJet/DeskJet/BubleJet 25 30, Ploter 1 1, Scanner 4 5, Digitizer.

Perangkat pendukung dalam telematika misalnya jaringan seluler (HP), jaringan satelit, jaringan siaran radio, TV, jaringan titik akses, dll.

5. KEUNTUNGAN DAN KERUGIAN TELEMATIKA

Keuntungan dari telematika:

1. Dalam e-Business, dapat menekan biaya transaksi daam berbisnis dan memberikan kemudahan dalam diversifikasi kebutuhan.
2. Dalam e-Goverment, dapat meningkatkan kinerja pemerintah dalam menyediakan informasi dan layanan untuk masyarakat.
3. Dalam bidang kesehatan dan pendidikan, dapat memberikan nilai tambah bagi masyarakat luas.
4. Telematika cukup memberi warna tersendiri dalam perekonomian nasional. Ditandai dengan mulai maraknya sekelompok anak muda membangun bisnis baru menggunakan teknologi internet, maka Indonesia tak ketinggalan dalam booming perdagangan elektronis / electronic commerce (e-commerce).
5. Pembangunan sektor telematika diyakini akan memengaruhi perkembangan sektor-sektor lainnya. Sebagaimana diyakini oleh organisasi telekomunikasi dunia, ITU, yang konsisten menyatakan bahwa dengan asumsi semua persyaratan terpenuhi, penambahan investasi di sektor telekomunikasi sebesar 1% akan mendorong pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 3%. Hipotesis ini telah terbukti kebenarannya di Jepang, Korea, Kanada, Australia, negara-negara Eropa, Skandinavia, dan lainnya.
6. Sebagai core bisnis industri, perdagangan, efisensi dan peningkatan daya saing perusahaan.

Kerugian dari Telematika:

1. Tindakan kejahatan yang dilakukan dengan menggunakan media internet.
Contohnya, tindakan yang disebut carding, adalah cyber crime dengan cara mencuri data kartu kredit dari nasabah suatu bank, sehingga si pelaku carding (carder) dapat menggunakan data tersebut untuk keuntungan pribadi.
2. Penyebaran virus atau malicious ware fraud atau penipuan yang menggunakan electronic mail sebagai alat penyebaran informasi bagi si penipu.
3. Kejahatan Telematika sebagai Kejahatan Transnasional, Contoh kejahatan transnasional ini adalah human trafficking, penyelundupan orang, narkotika, atau teroris internasional.
4. Kejahatan telematika merugikan individu, misal Lima orang hacker (penyusup) yang berada di Moskow telah mencuri sekitar 5400 data kartu kredit milik orang Rusia dan orang asing yang didapat dengan menyusup pada sistem komputer beberapa internet retailer.
5. Kejahatan telematika merugikan perusahaan atau organisasi, Pada tahun 1995, Julio Cesar Ardita, seorang mahasiswa dari Argentina berhasil menyusup dan mengganti (cracking) data sistem yang ada di Fakultas Arts and Science Universitas Harvard.
6. Kejahatan telematika merugikan Negara, misalnya: Serangan yang paling merugikan adalah pengrusakan yang dilakukan olehhacker asing pada situs Kementrian keuangan Romania pada tahun 1999, sehingga merugikan pemerintah Romania milyaran dollar. Serangan ini dilakukan dengan mengganti besaran kurs mata uang Romania sehingga banyak pembayar pajak online yang terkecoh dengan data yang telah diganti tersebut.5 Hanya sayangnya, kejahatan ini tidak berlanjut ke pengadilan karena tidak adanya hukum yang mengatur kejahatan telematika yang bersifat transnasional.

Sumber:
Wikipedia
BlogDetik

You Might Also Like

0 comments